Beranda DAERAH Tak Benar Buat Laporan Dana Kampanye, Caleg Dipidana Dua Tahun

Tak Benar Buat Laporan Dana Kampanye, Caleg Dipidana Dua Tahun

112
BERBAGI
Ketua Bawaslu OKI, Ihsan Hamidi

OKI.KABAR DAERAH.COM – Ketua Bawaslu OKI, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ihsan Hamidi mengingatkan kepada calon peserta pemilu (caleg) untuk tidak bermain-main dalam membuat laporan dana kampanye.

Sebab, berdasarkan Undang-undang Pemilu pasal 497, yang berbunyi setiap orang yang dengan sengaja memberikan keterangan tidak benar dalam laporan dana kampanye, dipidana dengan penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp.24 juta.

“Kita meminta dan juga mengimbau kepada para caleg agar mereka dapat berkoordinasi dengan partai politik (parpol) nya masing-masing terkait penggunaan dana kampanye,”ujar Ihsan Hamidi saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (5/10).

Ihsan juga menegaskan jika penerimaan dan pengeluaran dana kampanye peserta pemilu harus dilakukan secara transparan ,”Hingga kini memang belum ada laporan dari masyarakat atau pihak mana pun yang memberikan laporan terkait pelanggaran dana kampanye ini,”ungkap Ihsan.

Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya bersama jajaran KPU OKI, termasuk Panwascam baik di tingkat kecamatan maupun Kelurahan/Desa, agar dapat mendata jumlah alat peraga kampanye atau bahan kampanye bahkan kegiatan kampanye yang dilakukan peserta pemilu.

“Jadi kami akan mendata terkait estimasi dana yang digunakan peserta pemilu. Dan jika kami menemukan kejanggalan maka kita akan minta KPU untuk memberikan laporan dana kampanye untuk ditindaklanjuti. Sehingga bisa diambil kesimpulan apakah terdapat pelanggaran pidana atau tidak ,”tukas Ihsan Hamidi. (Syakbanudin)