Beranda HEADLINE Satreskrim Polres OKU Berhasil Bekuk Pelaku Curanmor Bersenpi

Satreskrim Polres OKU Berhasil Bekuk Pelaku Curanmor Bersenpi

386
BERBAGI

Sumsel.kabardaerah.com – Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU), wilayah Polda Sumsel. Kembali berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP. Dengan mengamankan dua orang dari kawanan pelaku Curanmor yang berjumlah 7 orang asal OKU dan OKU Timur.

Ironisnya, kawanan pelaku begal yang juga beberapa diantaranya masih DPO ini tercatat bukan hanya memiliki satu laporan di Kepolisian, melainkan sudah 4 laporan yang masuk kepihak Kepolisian Polres OKU. Diantaranya -LB/B/196/X/2018/sumsel/Res. OKU, tanggal 26 Oktober 2018. -LP/B/47/IX/2018/SUMSEL / RES. OKU/Sek Bta Timur , tgl 20 september 2018. – LP/B/48/X/2018/ SUMSEL RES.OKU/sek. Bta timur, tgl 11 oktober 2018. – LP/B/43/IX/2018/SUMSEL/RES. OKU/Sek. Baturaja Timur, tanggal 27 September 2018.

Dikatakan Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari melalui Kasatreskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan S.Kom. Menjelaskan, tersangka yang berhasil dibekuk atas nama Chairul Anwar (28) terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur dengan ditembak betis kaki kanan karena melawan petugas saat hendak ditangkap. Kemudian pelaku satunya Riki Pratama (19), buruh, alamat di Kelurahan Bukit Sari Martapura, OKU Timur. Ditangkap tanpa melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres OKU.

Adapun nama serta alamat yang telah dikantongi pihak Kepolisian dari masing-masing pelaku dan kawanannya tersebut ialah, 1. Chairul Anwar (28) asal Kelurahan Tebat Sari, Kecamatan Martapura OKU Timur, 2. Ricky Pratama (19), asal Bukit Napuh, Kelurahan Bukit, Kecamatan Martapura, OKU Timur, 3. Bayu Sadewa (22), Desa Kemelak, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, (DPO 365), 4. Kabul (40) BK 3, OKU Timur, (Kap 480), 5. Supardi (38) BK 2, OKU Timur (kap 480), 6. Joni (33) Tebat Sari, Kecamatan Martapura, OKU Timur, (Kap 480), 7. Rian (19) Bukit Napuh, Kelurahan Tebat Sari, Kecamatan Martapura, OKU Timur, (DPO 365).

“Dimana pelaku berhasil ditangkap berawal dari laporan Alfin Tanjung (17), pelajar yang tingggal di jln. Let Ali Hanafiah No. 4, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, OKU. Yang saat itu pada hari Kamis 25 Oktober 2018 menjadi korban perampasan motor oleh pelaku. Kejadian bermula saat korban melintas di Jl. Prof Hamka, Kelurahan Sukaraya, Baturaja Timur. Sekira jam 20:30 Wib, tiba tiba datang 3 orang yang tidak dikenal menghampiri korban ,”kata Kasatreskrim.

Dan pada saat, Sambung Kasat, menghampiri korban pelaku berpura-pura menanyakan alamat, lalu satu pelaku menodongkan senjata api sambil berkata jangan berteriak. Kemudian pelaku lainnya langsung mengambil sepeda motor korban jenis Honda Sonic dan berlari ke arah Martapura. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 18.000.000. Kemudian korban langsung melaporkan kejadian naas yang dialaminya ke Mapolres OKU ,”paparnya.

Lebih dalam disampaikan Kasatreskrim ,”Setelah menerima laporan anggota resmob kita langsung mendatangi TKP, begitu sudah mendapatkan ciri-ciri beserta kendaraan yang digunakan pelaku yang kabur ke arah OKU Timur, Polres OKU berkordinasi dengan Polsek Lubuk Raja dan langsung melakukan pengejaran ,”terang Kasat.

“Saat dilakukan pengejaran didapati salah seorang pelaku bernama Chairul Anwar terjatuh dari sepeda motor miliknya jenis Honda CBR warna hitam di Simpang Trans Batumarta. Namun ketika hendak dihampiri pelaku malah mengeluarkan Senjata Api Rakitan (Senpira) miliknya dan mengarahkan ke arah petugas. Tidak mau ambil resiko anggota kita langsung mengambil tindakan tegas terukur. Setelah dilumpuhkan pelaku dibawa ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja terlebih dahulu untuk dilakukan tindakan medis baru selanjutnya dibawa ke Polres OKU untuk di tindak lanjuti ,”pungkas Kasatreskrim.

Dari hasil penangkapan pelaku, Polisi berhasil mengamankan beberapa Barang Bukti (BB) berupa. Satu unit sepeda motor Sonic warna hitam tanpa Nopol. Satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam Nopol BG 6326 FR. Satu unit sepeda motor Honda POP. Satu unit sepeda motor Honda CBR warna hitam tanpa Nopol. Satu unit sepeda motor Honda Beat warna Pink Nopol BE 2675 NAC. Satu pucuk senjata api rakitan (Senpira) jenis Revolver warna silver serta 4 butir amunisi tajam kal. 9,9 ml. Satu buah dompet kulit warna coklat milik pelaku Ricky, ditambah beserta beberapa BB lainnya. (Hend)