Beranda DAERAH Polres OKU Bekuk Dalang dan Pelaku Perampokan Karyawan PT Wings, Tiga Masih...

Polres OKU Bekuk Dalang dan Pelaku Perampokan Karyawan PT Wings, Tiga Masih Buron

260
BERBAGI
Ramli alias Ram (45) dan Pirzon alias Mirzon (29)

Sumsel.kabardaerah.com – Ramli (45) warga Kampung Sawo, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, karyawan yang bekerja sebagai sopir di Perusahaan PT Wings Kota Baturaja, Kabupaten OKU. Dibekuk Satreskrim Polres OKU lantaran terlibat sebagai otak dari pelaku aksi perampokan uang belasan juta rupiah yang terjadi kepada salah seorang karyawan bagian penagihan yang bekerja di Perusahaan yang sama dengannya.

Ramli ditangkap setelah salah satu
orang suruhannya atau pelaku lainnya, Pirzon alias Mirzon (29) warga Talang Padang, Desa Negeri Sindang, Kecamatan Sosoh Buay Rayab. Yang bertugas sebagai pemantau situasi pada saat menjalankan aksi perampokan. Yang mana tersangka Pirzon beraksi tidak sendirian, melainkan bersama ke 3 pelaku lainnya lagi sebagai tukang eksekusi merampas uang korban. Yang kini ke 3 pelaku tersebut masih dalam pengejaran pihak Kepolisian Polres OKU.

“Perampokan terhadap korban terjadi tepatnya pada tanggal 13 Oktober 2018. Saat itu korban hendak pulang usai dari melakukan penagihan uang konsumen milik PT Wings, namun ketika korban yang menggunakan sepeda motor Vega R miliknya melintas di jalan lintas Sumatera, Desa Singapura, Kecamatan Semidang Aji. Korban berhenti dibawah sebuah pohon untuk berteduh karena cuaca sedang turun hujan. Pada saat itu datanglah ke 4 para pelaku, yakni tersangka Pirzon bersama ke 3 pelaku lainnya yang kini sedang kita kejar ,”kata Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi Wakapolres Kompol Nurhadiansyah, SIK, Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan S.Kom dan Kapolsek Semidangaji Ipda Bastari, saat diadakan Press Release di halaman Mapolres OKU, Senin (5/11/18).

“Ke 4 pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha vixion dan yamaha Vega R yang kini sudah kita amankan. Saat menghampiri korban pelaku menggunakan Senjata tajam (Sajam) jenis pisau (lading) dan langsung menodong korban. Kemudian para pelaku merampas tas ransel yang berisikan uang tagihan sebesar Rp 14 juta beserta 3 unit hp, nota tagihan, powerbank, jaket dan helm milik korban. Setelah itu pelaku kabur kearah Muara Enim, sementara korban pada saat itu langsung melaporkan kejadiaan naas yang menimpanya ke Mapolsek Semidang Aji ,”ungkap Kapolres.

Lebih dalam disampaikan Kapolres, setelah menerima laporan pihaknya pada hari Kamis 1 November 2018 sekira jam 21.00 Wib. Mendapat informasi bahwa ke 2 pelaku sedang sedang berada di rumah tersangka Pirzon di Trans 1, Desa Tungku Jaya, Sosoh Buay Rayap. Kemudian tanpa membuang waktu Kapolsek Semidang Aji beserta personil langsung melakukan penangkapan. Namun hanya didapati tersangka Pirzon selaku pemilik rumah. Sedangkan ke 2 tersangka lainnya berhasil kabur, sementara sepeda motor Vega R milik salah satu pelaku yang kabur diamankan Polisi.

“Setelah dilakukan interograsi oleh Polsek Sosoh Buay Rayap, Pirzon mengakui benar telah melakukan perampokan tersebut dan juga mengakui mendapatkan informasi tentang korban dari tersangka Ramli sebagai otak pelaku pemberi informasi. Setelah mendapat pengakuan tersebut petugas langsung melakukan penangkapan terhadap Ramli di rumahnya di Kampung Sawo, Baturaja Timur. Namun ketika tersangka Pirzon di ajak ke TKP untuk mencari BB yang ia dibuang malah berusaha kabur. Lalu setelah diberikan tembakan peringatan ke atas sebanyak 3 kali namun tidak dihiraukan akhirnya personil kita mengambil tindakan tegas dan terukur melumpuhkan pelaku dengan menembak kaki kanan tersangka ,”terang Kapolres.

Diakhir penyampaiannya Kapolres OKU terus menghimbau masyarakat ,”Khususnya masyarakat OKU untuk selalu waspada dan berhati-hati. Meningkatkan penjagaan siskamling di wilayah masing-masing, segera laporkan ke aparat apabila mendapati hal yang mencurigakan, karena Kabupaten OKU adalah wilayah empuk bagi pelaku krimimal dari luar kota. Untuk itu kewaspadaan bagi masyarakat OKU mutlak ditingkatkan agar terhindar dari penjahat yang mengancam harta dan jiwa ,”Pungkasnya. (Hend)